Koalisi Adaptasi

Koalisi Adaptasi bertujuan untuk memperkuat suara-suara untuk aksi iklim yang adil dengan cara melakukan meningkatkan kapasitas kelompok/organisasi masyarakat sipil lokal dan kelompok marjinal di wilayah sasaran program, Akuisisi narasi media lokal dan pengembangan hubungan dengan media nasional dan jaringan advokasi OMS, Pengelolaan, penciptaan, pertukaran pengetahuan dan kearifan lokal dalam skala nasional.

Mitra

Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi

HIVOS (Humanis) - Koalisi Adaptasi

Koalisi Perempuan Indonesia adalah organisasi perempuan yang berjuang untuk mewujudkan keadilan dan demokrasi dengan berpegang teguh kepada nilai-nilai dan prinsip kejujuran, keterbukaan, persamaan, kesetaraan, persaudarian (sisterhood), kebebasan, kerakyatan, kemandirian, keberagaman, non- sektarian, non- partisan, nir kekerasan, berwawasan lingkungan dan solidaritas pada rakyat kecil dan yang tertindas.

Perkumpulan Desa Lestari

HIVOS (Humanis) - Koalisi Adaptasi

Perkumpulan Desa Lestari menaruh kepedulian pada desa dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik di terutama pada proses perencanaan, pelaksanaan, pelaporan dan pemantauan pembangunan desa. Dalam perjalanannya, Perkumpulan Desa Lestari berupaya mengambil peran dan tindakan strategis dalam mempromosikan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, partisipatif, dan berkelanjutan dalam mengelola sumber daya dan potensi yang dimiliki oleh desa. Hal tersebut dapat terwujud dengan optimalisasi potensi sumber daya desa untuk kesejahteraan masyarakat desa.

Perkumpulan Konsil LSM Indonesia

HIVOS (Humanis) - Koalisi Adaptasi

Aktivitas utama Konsil LSM Indonesia: Membela dan memperjuangkan nilai-nilai, tujuan dan kepentingan LSM pada umumnya serta LSM anggota pada khususnya dan mewakili mereka dalam berbagai forum baik di tingkat lokal, nasional, internasional. Mendorong lahirnya dan melakukan advokasi kebijakan untuk menjamin terciptanya lingkungan yang kondusif yang menunjang akuntabilitas LSM.

Perkumpulan Sinergantara

HIVOS (Humanis) - Koalisi Adaptasi

Sinergantara secara aktif turut serta dalam membangun sinergi antara inovasi sosial dan inovasi teknologi ICT. Organisasi ini merupakan organisasi non-pemerintah (NGO) yang dibangun untuk menjawab kebutuhan Good Governance dan perbaikan pelayanan publik dengan melakukan riset, advokasi, dan membuat inovasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi (ICT). Selain itu, Sinergantara juga mewadahi para inovator sosial dan inovator teknologi (khususnya ICT) untuk menghasilkan pengetahuan dan karya-karya nyata yang dapat menguatkan good governance dan keterpenuhan hak-hak masyarakat atas pembangunan.

Perkumpulan Yapeka

HIVOS (Humanis) - Koalisi Adaptasi

Yayasan Pemberdayaan Masyarakat dan Pendidikan Konservasi Alam (Yayasan YAPEKA) berdiri sejak tahun 2000 sebagai suatu yayasan yang bergerak dalam bidang konservasi sumberdaya alam yang menitikberatkan kepada pendidikan konservasi. YAPEKA memperkenalkan sebuah konsep mencintai dan mengenal alam melalui aktivitas kegiatan alam terbuka dalam berbagai bentuk yang merupakan program untuk mengenalkan keanekaragaman hayati di Indonesia sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya kelestarian dan kelangsungan hidup biodiversity yang ada didalamnya. Berbagai macam kegiatan yang behubungan dengan pendidikan lingkungan hidup adalah upaya atau aktivitas yang dilakukan oleh berbagai pihak dan atau elemen masyarakat dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan kesadaran masyarakat tentang nilai-nilai serta isu permasalahan lingkungan yang pada akhirnya dapat menggerakkan peran aktif masyarakat dalam upaya pelestarian dan penyelamatan lingkungan untuk kepentingan generasi sekarang dan yang akan datang.

Pusat Kajian Sains Keberlanjutan dan Transdisiplin IPB

HIVOS (Humanis) - Koalisi Adaptasi

CTSS berusaha untuk memahami kompleksitas interaksi sifat manusia. Hubungan yang rumit antara berbagai institusi publik, swasta dan komunitas lokal, dan konflik yang mungkin timbul karena kepentingan yang berbeda membutuhkan kejelasan, kekuatan dan kemampuan analisis dari sebuah institusi independen. CTSS hadir untuk mengurai kerumitan tersebut. Melalui program penelitian dan pelatihannya, CTSS akan terus mencari solusi baru dan memelihara & membangun kapasitas keberlanjutan.

Yayasan Koordinasi Pengkajian & Pengelolaan Sumber Daya Alam (Koppesda)

HIVOS (Humanis) - Koalisi Adaptasi

Koppesda memiliki visi untuk memajukan masyarakat sejahtera yang mampu mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas hidup yang tinggi, dan misi yang dititik beratkan pada penelitian dan kajian sebagai landasan utama dalam merancang program dan pendekatan yang akan dilakukan. dilaksanakan pada tingkat pemerintah kabupaten, desa dan masyarakat; mempromosikan model pengelolaan sumber daya alam berbasis masyarakat yang berkelanjutan dan demokratis yang menjamin hak dan kewajiban dalam kemitraan; mendukung upaya pemberdayaan masyarakat dan organisasi masyarakat untuk konservasi keanekaragaman hayati; berkembangnya kebijakan pengelolaan sumber daya alam yang secara proporsional mengakomodir berbagai kepentingan; dan membangun Koppesda sebagai lembaga profesional dan terpercaya yang mampu memfasilitasi berbagai pemangku kepentingan dalam pengelolaan sumber daya alam berbasis masyarakat. Kerja Koppesda di NTT fokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan teknis di bidang pertanian, perkebunan, peningkatan mata pencaharian, konservasi berbasis masyarakat, keuangan mikro, pelatihan, dan peningkatan kapasitas.

Yayasan Lembaga Pengembangan Masyarakat Lembata (Barakat)

HIVOS (Humanis) - Koalisi Adaptasi

Barakat didirikan di Kabupaten Lembata sejak tahun 2006, dan disahkan oleh notaris Albert Wilson Riwukore, SH, dengan Akta No.21 tanggal 13 April 2006. Barakat memiliki visi untuk mempromosikan konservasi melalui kemitraan multi-stakeholder yang berkelanjutan, dan misi untuk meningkatkan kehidupan yang berkualitas melalui pengembangan kualitas sumber daya manusia, sumber daya alam, sumber daya sosial, dan sumber dana dari masyarakat sasaran; memperjuangkan keadilan ekonomi, keadilan gender, keadilan politik, dan keadilan sosial; dan membangun kemitraan multi-stakeholder melalui koordinasi yang saling menghormati. Karya Barakat fokus di Lembata dan sekitarnya hingga tingkat provinsi di NTT pada isu pendidikan, pemberdayaan masyarakat pesisir, kesehatan dan gizi, advokasi, entrepreneurship sosial, tanggap bencana, pengembangan komunikasi dan program, dan sosial kemasyarakatan.

Yayasan Penabulu

HIVOS (Humanis) - Koalisi Adaptasi

Penabulu kini mendorong dirinya untuk mengambil peran sebagai ‘civil society resource organization’. Sebagai organisasi sumber daya bagi masyarakat sipil di Indonesia, Penabulu akan berusaha sebaik-baiknya memobilisasi, mengelola dan menyalurkan sumber daya dalam bentuk apapun demi mendukung kerja-kerja masyarakat sipil di Indonesia. Penabulu sedapat mungkin akan mengkonversi energi yang diperoleh bagi upaya-upaya penguatan, pemberdayaan dan penjaminan keberlanjutan organisasi masyarakat sipil di seluruh Indonesia. Merubah energi menjadi ruang tumbuh bersama, ruang konsolidasi kekuatan ide, gagasan dan keberpihakan masyarakat sipil di Indonesia, menjadi pemicu dan pemacu tata kelola pembangunan negeri ini yang lebih baik di masa depan.